Penyerahan

Penyerahan Online

Registrasi dan login dibutuhkan untuk memasukkan naskah dan kelengkapannya secara online dan untuk mengecek status naskah saat ini.

Sudahkah memiliki nama pengguna dan kata sandi untuk Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea?

Ke Login Start New Submission

Butuh nama pengguna dan kata sandi?

Ke registrasi
 

Petunjuk Penulis

TUTORIAL TO REVIEWER: Download (pdf)

Dalam Open Journal System (OJS) Terdapat 5 langkah review:
1. Pertanyaan terkait kesedian untuk melakukan review = Segera dijawab (waktu yang diberikan untuk menjawab paling lama 7 hari)
2. Download manuskrip dari penulis pada langkah review ke 3 (Klik link yang aktif). Selanjutnya bisa logout dan bekerja secara offline. (Waktu jatuh tempo untuk mereview paling lama + 1 bulan)
Hasil koreksian dari file word (track change) dapat diupload dengan login di waktu lain dan melanjutkan 3 langkah yang tersisa yakni:
3. Silahkan isi form review pada langkah review ke 4.
4. Upload file koreksian (Setelah memilih file di komputer jangan lupa klik unggah) pada langkah review ke 5.
5. Pilih Salah satu rekomendasi (klik segitiga terbalik) pada langkah review ke 6.
Terakhir klik Serahkan review kepada Editor (notifikasi email ke editor kalau tugas review telah selesai)

TUTORIAL TO AUTHORS: Download (pdf)

I. KETENTUAN UMUM
Makalah adalah Karya Tulis Ilmiah (KTI) hasil penelitian bidang kehutanan.
Penulis yang menyerahkan artikelnya harus menjamin bahwa naskah yang diajukan tidak melanggar hak cipta, belum pernah dipublikasikan dan tidak sedang diajukan ke media lain untuk dipublikasikan, dengan aturan sebagai berikut:

  • BAHASA: Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.
  • FORMAT: Naskah diketik pada kertas ukuran A4 (210 mm x 297 mm)  dengan spasi 1,5. Pada semua tepi kertas dikosongkan 3 cm. Jumlah halaman antara 12 sampai 15 halaman. Isi tulisan diketik dengan Font Tahoma, 11pt.
  • JUDUL: Judul ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Judul dibuat tidak lebih dari 2 baris (berkisar antara 10-15 kata). Judul harus spesifik, jelas, ringkas, dan informatif, serta mencerminkan substansi atau isi dari tulisan. Judul diketik dengan font Tahoma, 12pt.
  • NAMA DAN ALAMAT PENULIS: Hanya peneliti yang memiliki kontribusi yang signifikan dalam suatu tulisan yang berhak mendapatkan sebutan penulis. Kontribusi signifikan adalah melakukan penelitian, berpartisipasi dalam membuat desain penelitian, menganalisis data, dan menyiapkan tulisan. Penulisan nama diupayakan tidak disingkat. Nama penulis dicantumkan di bawah judul tanpa mencantumkan gelar dan jabatan serta bukan nama samaran, letaknya di bawah nama penulis diikuti nama lembaga tempat penulis bekerja, alamat instansi, No telp/faks, No handphone (HP) dan alamat email penulis.
  • ABSTRAK: Abstrak ditulis dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, abstrak ditulis dalam satu paragraf serta tanpa acuan, tanpa catatan kaki atau kutipan pustaka, dan tanpa singkatan/akronim serta bersifat mandiri, paling banyak memuat 250 kata dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Abstrak diketik dengan font Tahoma, 10pt, spasi satu. Menggambarkan esensi isi keseluruhan tulisan. Abstrak setidaknya mengandung unsur: latar belakang, tujuan penelitian, metode penelitian, dan hasil penelitian (kesimpulan). Sangat baik jika mencantumkan rekomendasi atau prospek dari penelitian tersebut.
  • KATA KUNCI: Kata kunci dicantumkan di bawah abstrak, harus mengandung cukup informasi untuk indeks dan membantu dalam penelusuran; dapat berupa kata tunggal dan kata majemuk, minimal 3 kata dan maksimal 5 kata, ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
  • TABEL: Judul tabel dan keterangan yang diperlukan ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dengan jelas dan singkat. Tabel harus diberi nomor. Penggunaan tanda koma (,) dan titik (.) pada angka di dalam tabel masing-masing menunjukkan nilai pecahan desimal dan kebulatan seribu. Format tabel tanpa garis vertikal.
  • GAMBAR: Grafik dan ilustrasi lain yang berupa gambar harus kontras dan dibuat dengan tinta hitam. Hindari penyajian illustrasi  berwarna kecuali jika warna mengandung arti. Setiap gambar harus diberi nomor, judul dan keterangan yang jelas (font yang proporsonal) dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
  • FOTO: Foto harus mempunyai ketajaman (rosolusi) yang baik, diberi judul dan keterangan yang jelas dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Pemuatan foto penulis dalam terbitan berkala ilmiah tidak diperkenankan.
  • TUBUH NASKAH: Diatur dalam Bab dan Sub Bab secara konsisten sesuai dengan kebutuhan. Semua nomor ditulis rata di batas kiri tulisan, seperti:
        I,II,III,dst. Untuk Bab
        A,B,C,dst. untuk Sub Bab
        1,2,3,dst. untuk Sub subbab
        a,b,c,dst. untuk Sub sub subbab  

  • SISTEMATIKA PENULISAN adalah sebagai berikut :
  1. Judul: Bahasa Indonesia dan Inggris
  2. Penulis dan instansi penulis, email penulis
  3. Abstrak: Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia
  4. I. Pendahuluan
  5. II. Metode Penelitian
  6. III. Hasil dan Pembahasan
  7. IV. Kesimpulan dan Saran
  8. Ucapan Terima Kasih, dan Daftar Pustaka  serta Lampiran (jika ada).
  • PENDAHULUAN: Hendaknya mengandung latar belakang yang menjelaskan permasalahan aktual (fakta), kausal (sebab), efek (pengaruh), dan tindak lanjut yang diperlukan, serta tujuan penelitian. Dalam penyusunan latar belakang hingga tujuan hendaknya dapat disusun alur yang mengerucut seperti piramida terbalik. Diperlukan penjelasan mengenai status riset yang telah/sudah dilakukan selama ini dan bagaimana posisi riset yang sedang dilakukan (state of the art).
  • METODE PENELITIAN: Penyajian metode memerlukan acuan pustaka, apabila sudah pernah dipublikasi sebelumnya dan hal ini mencerminkan seberapa valid metode yang digunakan. Uraian mencantumkan rumusan matematis sehingga hasil numeriknya dapat divalidasi. Untuk rumus dan bahan yang telah baku tidak perlu dijelaskan ulang, hanya disebutkan sumbernya, kecuali apabila ada modifikasi, perlu ada penjelasan. Prosedur pengumpulan data, prosedur hendaknya dibuat ringkas tetapi cukup informatif bagi pembaca yang ingin mengulangi penelitian yang dilaporkan.
  • HASIL DAN PEMBAHASAN: Hasil harus menjawab permasalahan dan tujuan penelitian. Berisi penjelasan perbandingan hasil dengan hal lain yang memiliki kaitan atau bagian dari suatu keragaman masalah yang telah dipublikasikan oleh orang lain, atau hasil dari penelitian sebelumnya jika ini merupakan rangkaian dari suatu kegiatan penelitian. Hasil dan pembahasan merupakan hasil analisis fenomena di wilayah penelitian yang relevan dengan tema sentral kajian, hasil yang diperoleh dapat berupa deskriptif naratif, angka-angka, gambar/tabel, dan suatu alat. Hindari penyajian deskriptif naratif yang panjang lebar, gantikan dengan ilustrasi (gambar, grafik foto, diagram, atau peta, dan lain-lain), namun dengan penjelasan serta legenda yang mudah dipahami.
    Pembahasan ditulis dengan ringkas dan fokus pada interpretasi dari hasil yang diperoleh dan bukan merupakan pengulangan dari bagian hasil. Pembahasan tidak perlu membaca ulang dari grafik, tapi bisa dikelompokkan hasilnya untuk menginterpretasikan hasil dan dibahas berdasarkan teori dan hasil penelitian terdahulu. Apa yang menarik dari hasil penelitian ini dibandingkan sebelumnya atau apa yang menonjol dari hasil pengamatan ini. Komparasi hasil penelitian perlu diperkaya dengan mengacu jurnal bereputasi (nasional dan internasional).
  • UCAPAN TERIMA KASIH: Berisi ucapan terima kasih kepada suatu instansi jika penelitian ini didanai atau mendapat dukungan oleh instansi tersebut, atau jika ada pihak yang secara signifikan membantu langsung penelitian atau penulisan artikel ini, jika pihak tersebut sudah tercantum sebagai penulis, maka tidak perlu disebutkan lagi.
  • KESIMPULAN: Kesimpulan adalah hasil dari pembahasan yang menjawab permasalahan penelitian. Kesimpulan bukan tulisan ulang dari pembahasan dan juga bukan ringkasan, melainkan penyampaian singkat dalam bentuk kalimat utuh. Isi kesimpulan menggunakan huruf dan gaya paragraf yang sama dengan bagian lainnya serta menghindari penggunaan bullet atau nomor. Kedalaman dan perampatan (generalisasi) bahasan pada Kesimpulan perlu untuk diperhatikan.
  • SARAN: Saran dapat berisi rekomendasi akademik, tindak lanjut nyata, atau implikasi kebijakan atas kesimpulan yang diperoleh.
  • DAFTAR PUSTAKA: Semua nama pengarang yang disebutkan dalam kutipan harus dicantumkan dalam daftar pustaka secara lengkap, dengan ketentuan sbb:
  1. Nama pengarang ditulis mulai dari nama belakang/keluarga diikuti dengan tanda koma kemudian nama depan.
  2. Bila terdapat lebih dari satu pengarang, maka semua nama pengarang tetap ditulis dan tidak perlu menggunakan et al atau dkk. Sementara dalam kutipan (tubuh teks) bila pengarangnya lebih dari dua orang maka cukup gunakan et al.
  3. Sumber dituliskan dengan mengikuti tata cara (style) yang dikeluarkan oleh APA (American Psychological Association).
  4. Referensi pustaka yang diunduh dari internet, harus mencantumkan URL/Web resmi, dengan ketentuan terdapat: Nama penulis. Tahun upload tulisan. Judul tulisan. Nama lengkap URL/Web. (tgl, bulan, dan tahun diunduh), bukan dari Blogspot, wordpress, wikipedia.
  5. Sumber daftar pustaka yang tidak ada nama pengarangnya ditulis nama lembaga/instansi yang menerbitkannya.
  6. Pustaka yang bersumber dari Undang-undang/peraturan pemerintah atau dokumen penting hendaknya mencantumkan: Badan yang mengesahkan. Tahun terbit/pengesahan. Judul UU/PP/Perda atau dokumen penting. Kota pengesahan. Lembaga yang mengeluarkan.
  7. Pustaka yang dirujuk diusahakan terbitan paling lama 10 (sepuluh) tahun terakhir (>80%), dengan jumlah paling sedikit 10 (sepuluh) pustaka yang bersumber dari acuan primer.
  8. Untuk menjaga konsistensi cara pengacuan, pengutipan dan penulisan daftar pustaka kami sarankan untuk menggunakan aplikasi referensi standar seperti Mendeley, EndNote, Zotero, dll.
Contoh penulisan daftar pustaka sebagai berikut:
  • Satu pengarang (Sumber:  buku, skripsi, dan prosiding)
  1. Asdak, C. (2002). Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
  2. Wahyudi. (2002). Pola penyebaran ekologis jenis eboni Makassar (Diospyros celebica Bakh.) di hutan Amaro Kabupaten Barru (Skripsi). Makassar: Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Hasanuddin. (Tidak dipublikasikan).
  3. Indrawan, A. (2008). Sejarah perkembangan sistem silvikultur di Indonesia.  Prosiding Lokakarya Nasional Penerapan Multisistem Silvikultur pada Pengusahan Hutan Produksi dalam Rangka Peningkatan Produktivitas dan Pemanfaatan Kawasan Hutan. Tanggal 23 Agustus 2016. Bogor: Fakultas Kehutanan IPB dan Direktorat Jenderal Bina Produksi Departemen Kehutanan.
  • Dua pengarang (Sumber:  Buku dan Jurnal)
  1. Kent, M., & Coker, P. (1992). Vegetation description and analysis: a practical approach. London: Belhaven press.
  2. Wakka, A., & Awang, S. (2017). Development scenario of collaborative management at Bantimurung Bulusaraung National Park, South Sulawesi Province. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 6(1), 31-40. doi:http://dx.doi.org/10.18330/jwallacea.2017.vol6iss1pp31-40
  3. Akter, N., & Neelim, AZ. (2008). Agarwood plantation at BRAC tea estate: introduction, environmental factors and financial analysis. http://research.brac.net/reports/Agarwood_Plantation_BRAC.pdf Accessed 5 August 2016.
  • Tiga pengarang atau lebih (Sumber: buku dan jurnal)
  1. Kartodihardjo, H., Nugroho, B., & Putro, H. R. (2011). Pembangunan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Konsep, Peraturan Perundangan dan Implementasi. Jakarta: Debut Wahana Sinergi.
  2. Gunawan, H., Prasetyo L.B., Mardiastuti, A., & Kartono, A.P. (2009). Fragmentasi hutan alam lahan kering di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, 7(1), 75-91.
  3. Nielsen, A.B., van den Bosch, M., Maruthaveeran, S., & van den Bosch, C.K. (2014). Species richness in urban parks and its drivers: a review of empirical evidence. Urban Ecosystems, 17(1), 305–327. Doi: https://doi. org/10.1007/s11252-013-0316-1.
  • Tanpa pengarang
  1. Balai TN Babul. (2008). Rencana pengelolaan jangka panjang Balai Taman Nasional Bantimurung periode 2008-2028 Kabupaten Maros dan Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan. Maros: Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.
  2. [BPS] Badan Pusat Statistik. (2010). Penduduk dan Rumah Tangga Provinsi Sulawesi Utara Hasil Sensus Penduduk Tahun 2010 menurut Desa/Kelurahan. Manado (ID):  BPS.
  • Artikel internet
  1. IUCN. (2015). The IUCN Red List of Threatened Species. http://www.iucnredlist.org/. Diakses 1-3 Juli 2015.
  2. Daniel. (2012). Penyelundupan Eboni Ke Malaysia Masih Marak. Antara, Jumat 3 Februari 2012. http://www.antarasulsel.com.
  • Peraturan perundangan
  1. Departemen Kehutanan. (2004). Peraturan Menteri Kehutanan Nomor: P.01/Menhut-11/2004 tentang Pemberdayaan Masyarakat Setempat di Dalam dan atau di Sekitar Hutan dalam Rangka Social Forestry. Jakarta: Biro Hukum dan Organisasi Dephut.
II. KETENTUAN LAIN
1. Artikel dikirim ke portal ejurnal Wallacea (http://jurnal.balithutmakassar.org). Pada halaman Beranda buat user baru dengan mengklik Register/Daftar dan selanjutnya silahkan form yang ada diisi.
2. Pada saat penyerahan naskah harap melampirkan Surat Pernyataan Klirens Etik (Perka LIPI 08/E/2013)
3. Penulis dari luar Instansi Badan Litbang Kehutanan diharapkan menyertakan Curriculum Vitae singkat dan alamat yang jelas.
4. Dewan redaksi tidak bertanggungjawab terhadap setiap pernyataan dan pendapat ilmiah yang dikemukakan penulis.
5. Dewan redaksi berhak mengubah naskah tanpa mengurangi isi yang terkandung di dalamnya, dan juga berhak menolak naskah yang dianggap tidak memenuhi ketentuan yang disyaratkan.

 

Petunjuk Untuk Penulis

Penulis yang ingin memasukkan naskah harus memperhatikan poin-poin di bawah ini. Jika naskah tidak sesuai dengan persyaratan yang telah dicantumkan, ada kemungkinan naskah tersebut akan dikembalikan.

  1. Naskah saya belum pernah diterbitkan sebelumnya, atau sedang dalam proses pada media publikasi yang lain.
  2. Tulisan saya adalah benar-benar hasil pemikiran sendiri/tim dan bukan merupakan penjiplakan dari sumber manapun (bebas plagiarisme)

  3. Tulisan yang saya susun ini telah memerhatikan peraturan, pedoman, kaidah penulisan dan kode etik peneliti yang berlaku dibuktikan dengan melampirkan Surat Pernyataan Klirens Etik (Perka LIPI 08/E/2013) ketika penyerahan naskah (Submission online)

  4. Naskah yang diajukan telah ditulis menggunakan Aplikasi Pengolah Kata (Word: .doc /.docx). dengan Format dan Gaya sudah menyesuaikan template yang telah disiapkan
  5. Nama-nama penulis yang saya cantumkan adalah benar memiliki kontribusi signifikan dalam penulisan artikel. Kontribusi signifikan adalah melakukan penelitian, berpartisipasi dalam membuat desain penelitian, menganalisis data, dan menyiapkan tulisan.

  6. Struktur atau sistematika tulisan sudah terdiri: Pendahuluan, Metode Penelitian, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan dan Saran, Ucapan Terima Kasih, dan Daftar Pustaka.

  7. Abstrak ditulis dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, tidak lebih dari 250 kata dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Abstrak setidaknya mengandung unsur: latar belakang, tujuan penelitian, metode penelitian, dan hasil penelitian. 

  8. Daftar Pustaka sudah ditulis sesuai gaya penulisan JPK Wallacea. dengan mengikuti tatacara (style) yang dikeluarkan oleh APA (American Psychological Association).

  9. Kami sudah mengerti dan paham Tugas dan Tanggung Jawab sebagai Pengarang/Penulis yang terdiri dari 7 (tujuh) poin, dengan membacanya di Kode Etik Publikasi. Diantaranya bersedia menanggapi komentar yang dibuat oleh para editor ataupun reviewer secara profesional dan tepat waktu.
  10. Pustaka sudah ditulis dengan mengacu pada sumber pertama (Gaya pengacuan si A dalam si B, tidaklah merupakan cara pengacuan yang baku karena meminjam mata orang lain). Kami selaku penulis tidak menyalin daftar pustaka suatu terbitan jika memang tidak membaca sendiri karya tulis yang disitasi.

  11. Kemutakhiran Daftar Pustaka >80%, dapat dihitung dengan rumus:
    Jumlah daftar pustaka 10 tahun terakhir  x 100%
    Jumlah keseluruhan daftar pustaka

  12. Komposisi Acuan Primer pada Daftar Pustaka min. 10 buah dan akan lebih baik jika persentasenya di atas 80% (jurnal internasional, jurnal nasional terakreditasi, skripsi, tesis, disertasi dll.)
 

Pemberitahuan Hak Cipta

The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea and Balai Penelitian Kehutanan Makassar (Forestry Research Institute of Makassar) publisher of the journal.

Copyright encompasses exclusive rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms and any other similar reproductions, as well as translations. The reproduction of any part of this journal, its storage in databases and its transmission by any form or media, such as electronic, electrostatic and mechanical copies, photocopies, recordings, magnetic media, etc. , will be allowed only with a written permission from Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea and Balai Penelitian Kehutanan Makassar. (Forestry Research Institute of Makassar)

Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea and Balai Penelitian Kehutanan Makassar. (Forestry Research Institute of Makassar), the Editors make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal.

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

 

Pernyataan Privasi

Nama dan alamat email yang dimasukkan di situs jurnal hanya akan digunakan untuk tujuan yang sudah disebutkan, tidak akan disalahgunakan untuk tujuan lain atau untuk pihak lain.